





![]() | Hari ini | 81 |
![]() | Kemarin | 289 |
![]() | Minggu ini | 370 |
![]() | Bulan ini | 1920 |
![]() | Total pengujung | 85370 |

| DANA PILBUP SUDAH BERES |
|
|
|
| Thursday, 04 March 2010 14:25 | |||
|
DANA PILBUP SUDAH BERES
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kotawaringin Barat (Kobar) akhirnya bisa bernapas lega. Pemkab Kobar memastikan menyetujui anggaran sebesar Rp. 7,1 miliar yang diajukan KPU untuk pelaksanaan Pemilukada. “Prinsipnya tidak ada masalah, Pemkab menyetujui anggaran yang dikehendaki KPU,” Kata Kepala DPKD Kobar M. Fauzi kemarin.Untuk menegaskan bahwa pelaksanaan Pemilihan Bupati (pilbup) Kobar tak perlu mundur, dia menyatakan surat persetujuan DPKD terkait anggaran Pilbub yang dikehendaki KPU sudah ada di meja bupati. “Ini menjadi bukti bahwa Pemkab juga fokus memikirkan Pemilukada. Kita ingin Pemilukada sesuai jadwal yang sudah ditetapkan pada 5 Juni 2010,” ujarnya. Seperti diberitakan, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kotawaringin Barat (Kobar) membuat keputusan berani. Jadwal tahapan pemilihan bupati (pilbup) Kobar termasuk pemilihan pada tanggal 5 Juni mendatang diundur sehingga batas waktu yang tidak ditentukan . Kebijakan yang sudah diplenokan ini disebabkan belum jelasnya pengucuran anggaran yang diajukan KPU sebesar Rp. 7,1 miliar kepada Pemkab Kobar. Dalam hasil rapat pleno KPUD Kobar tersebut yang digelar pada (26/2) lalu telah diumumkan ke masyarakat bahwa terhitung sejak tanggal 27 Februari 2010 lalu tahapan Pemilukada tahun 2010 dilakukan penundaan, mulai dari pendaftaran pasangan calon sampai batas waktu yang tidak ditentukan. Ketua KPUD Kobar, Oscar Viyarisa mengatakan penundaan ini terkait dengan anggaran pemilukada yang belum ada kejelasannya dari Pemkab Kobar. KPU Kobar mengajukan dana sebesar Rp. 7,1 miliar, namun pihak Pemkab Kobar sendiri hanya menyetujui anggaran sebesar Rp. 5,6 miliar. Terpisah, pemerhati masalah sosial politik di Kobar, Syamsudin HAD menyayangkan sikap KPUD Kobar dengan Pemkab Kobar tentang tawar-menawar biaya Pemilukada. “Kita sangat kecewa, hanya gara-gara tawar menawar dana, demokratisasi dikorbankan dengan ancaman ditunda,” ujar Syamsudin. Ia meminta KPU dan Pemkab Kobar untuk duduk satu meja merundingkannya agar permasalahan dana jangan sampai berimbas pada penundaan Pemilukada. (Sumber Radar Sampit, 03/03/10).
|














Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kotawaringin Barat (Kobar) akhirnya bisa bernapas lega. Pemkab Kobar memastikan menyetujui anggaran sebesar Rp. 7,1 miliar yang diajukan KPU untuk pelaksanaan Pemilukada. “Prinsipnya tidak ada masalah, Pemkab menyetujui anggaran yang dikehendaki KPU,” Kata Kepala DPKD Kobar M. Fauzi kemarin.