TELUK BOGAM MENJADI DAERAH PANTAI PERTAMA DI KALTENG UNTUK BUDIDAYA RUMPUT LAUT PDF Print E-mail
Monday, 15 February 2010 20:07

TELUK BOGAM MENJADI DAERAH PANTAI PERTAMA DI KALTENG UNTUK BUDIDAYA RUMPUT LAUT

Press Relis  Humas Setda Kobar.

 

Mulai tahun ini beberapa nelayan asal Desa Teluk Bogam, Kotawaringin Barat sekarang memiliki alternatif baru yakni sebagai pengembang rumput laut.  Hal ini diketahui setelah beberapa nelayan sedang tertangkap basah menjemur hasil budidaya baru mereka di Pantai Tanjung Penghujan, Minggu (14/2).  "Memang benar di sini sekarang ada pengembangan budidaya rumput laut. Dan sudah ada tiga kelompok di sini," kata Asfan salah satu ketua kelompok. Menurut dia bahwa dengan adanya budaya baru ini sangat membantu dari penaikan sektor ekonomi nelayan.  Pasalnya, selama ini nelayan di Teluk Bogam masih bergantung dengan hasil tangkapan laut yang terkadang tidak menentu.

Dengan adanya ini maka setidaknya bisa menjadi salah satu sektor pendapatan baru warga di sini. Saat ini sudah ada tiga kelompok yang sudah terbentuk dan setiap kelompok beranggotakan sekitar 10 orang warga. Dalam perawatan rumput laut ini memang sedikit merepotkan namun tidak menyulitkan. Maksudnya di sini yakni nelayan harus rutin setiap hari melihat dan memeriksa kondisi rumput laut. Dan untuk memeriksa ini dilakukan penggiliran sesuai dengan kelompoknya.  Setiap kelompok mengelola sebuah lokasi pembudidayaan dengan petak yang berbeda.  Setiap petak ini sudah diberikan benih rumput laut dengan benih sekitar kurang lebih satu ton. Yang membuat nelayan kaget ternyata dari benih 1 ton ini akan menghasilkan hasil sepuluh kali lipat atau 10 ton.

Program budidaya nelayan ini sekarang bekerja sama dengan Dinas Kelautan dan Perikanan (Diskanla) Kobar.  Kerja sama ini dalam penyediaan bibit serta pembelian hasil rumput laut kering yang dihasilkan nanti.  "Memang pada uji coba dahulu dikatakan gagal, karena tidak ada pembeli yang masuk," lanjut Darman salah satu nelayan.  Sama juga ketika mulai program bersama Diskanla ini, pasalnya yang lalu sudah dua kali gagal juga.Namun, kegagalan ini dikarenakan karena adanya faktor alam yakni angin yang cukup kencang beberapa waktu lalu.

Dan percobaan yang ketiga ini sampai saat ini berhasil dan hanya menunggu panen pada bulan depan. Dengan berhasilnya budidaya ini menjadikan Teluk Bogam menjadi daerah pantai pertama di Kalteng untuk budidaya rumput laut ini. Untuk pembelian hasil sendiri masih diambil oleh Diskanla yang akan membeli.  "Targetnya nanti setiap kepala keluarga (KK) akan memiliki sebuah tempat budidaya. Dan pada saat ini memang masih dilakukan secara kelompok," tukas Darman yang juga sudah memiliki satu petak kecil budidaya rumput laut ini.

Rencananya nanti pada penen raya akan langsung diundang Bupati Kobar Ujang Iskandar. Sebagai bentuk apresiasi hasil karya budidaya nelayan pesisir Tanjung Penghujan ini.(*)

Comments
Add New Search
Write comment
Name:
Email:
 
Website:
Title:
UBBCode:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img] 
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch:
:(:shock::X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s