|
Optimistis Raih Adipura , Bupati Patok Nilai P 2 Sebesar 77
Press Realese BLH Kobar
Pemkab Kobar begitu optimistis akan membawa pulang piala Adipura untuk ke empat kalinya. Tak tanggung-tanggung, Bupati Kobar DR. H. Ujang Iskandar, ST, MSi menargetkan skor penilaian Adipura tahap II sebesar 77 point pada Maret mendatang. Penegasan ini disampaikan Bupati pada sejumlah dinas/badan dan titik pantau Adipura dalam rapat ekspose dan evaluasi penilaian tahap 1 (P 1) Adipura di aula Sekretariat Daerah (Setda), kemarin (12/2).
Penetapan target ini berkaca dari hasil penilaian P 1 Kota Pangkalan Bun yang mencapai 73,28. Angka ini lebih besar 3,72 point jika dibandingkan dengan nilai P 1 atau lebih tinggi dua point dari angka minimal Adipura sebesar 75 point. Untuk itu, dia berpesan kepada seluruh titik pantau khususnya yang mendapat skor dibawah 70 agar dapat memperbaiki kondisi lingkungannya. Sebelumnya, dalam paparannya, Kepala Badan Lingkungan Hidup Molta Dena, SE, MA menjelaskan dari seluruh titik pantau, ada tiga lokasi yang perlu peningkatan karena mendapat nilai di bawah 70 yakni pasar, perairan terbuka dan tempat pembuangan akhir (TPA). Terlebih lagi, dua dari tiga lokasi yang disebutkan pertama memiliki bobot nilai yang paling tinggi dalam penilaian Adipura. Meski demikian, pada level Provinsi Kalimantan Tengah posisi Kota Pangkalan Bun dalam P1 belum tergoyahkan yakni berada pada posisi teratas dari 14 kabupaten/kota di Kalteng. Adapun di tingkat regional Kalimantan, Kota Pangkalan Bun berhasil bertengger di peringkat kedua. Sedangkan posisi pertama diraih Kota Bontang, Provinsi Kaltim. Dalam kesempatan ini, bupati merasa bangga karena perjuangan meraih Adipura untuk yang keempat kalinya mendapat dukungan dari warga masyarakat Kota Pangkalan Bun. Indikatornya, kalau dulu, jika ada tanaman yang ditanam petugas pada plankson jalan, biasanya tidak bertahan lama karena sering hilang. Namun, saat ini sudah tidak terjadi lagi dan tidak ada yang menganggu. Meski demikian, dia mengingatkan bahwa perjuangan mendapat Adipura hanya sebagai simbol saja. Adapun tujuan utamanya adalah menciptkan masyarakat Kota Pangkalan Bun yang hidup bersih, hijau dan sehat.
|